Televisi: Diversity of Content and Ownership
Fenomena yang ada di pertelevisian Indonesia saat ini sangat latah, dimana ketika ada suatu program yang sangat diminati masyarakat, maka semuanya membuat program dengan konsep yang sama. Penyebab utamanya adalah semua stasiun televisi pasti mengejar rating dari setiap programnya. Rating digunakan sebagai acuan organisasi yang mengelola sistem, penyiar atau produsen konten untuk menilai suatu program (Turow, 2014, p. 381). Utamanya penilaian ini dilakukan perusahaan TV untuk segmentasi pasar akan keperluan komersial. Pembuatan program semata-mata tak hanya berdasarkan dari histori jenis program yang sama diminati pasar atau tidak, akan tetapi para eksekutif perusahaan juga memikirkan iklan serta biaya pembuatan program. Seharusnya tak hanya itu yang menjadi pertimbangan eksekutif terhadap pembuatan program namun nilai kreativitas program harusnya turut dijadikan sebagai pertimbangan. Selain rating penerapan diversity of co...